BeritaSeputar Sumut

Rekomendasi Oleh-Oleh Khas Medan, Mulai dari Bika Ambon hingga Produk Bermotif Batak

14
Oleh-Oleh Khas Medan

Suara-Sumut.id – Kunjungan ke Kota Medan, Sumatera Utara, terasa kurang lengkap jika tidak membawa pulang oleh-oleh khas. Kota terbesar di Sumatera Utara ini menawarkan beragam pilihan buah tangan, mulai dari kue tradisional, olahan buah lokal, hingga produk kerajinan yang mencerminkan kekayaan budaya setempat.

Medan dikenal sebagai kota multietnik. Keberagaman budaya yang ada tercermin dalam tradisi, arsitektur, hingga kulinernya. Dinas Pariwisata Kota Medan menyebut kondisi tersebut sebagai salah satu daya tarik utama kota ini. Karena itu, oleh-oleh dari Medan tidak terbatas pada makanan saja, melainkan juga mencakup kerajinan tangan dan suvenir yang memiliki nilai budaya.

Berikut sejumlah rekomendasi oleh-oleh khas Medan yang dapat dipertimbangkan wisatawan saat berkunjung ke kota ini.

Bika Ambon, Ikon Kuliner yang Paling Identik

Bika Ambon menjadi salah satu oleh-oleh yang paling lekat dengan identitas Kota Medan. Meskipun namanya menggunakan kata “Ambon”, kue ini justru dikenal luas sebagai makanan khas Medan dan bukan berasal dari Maluku.

Menurut sejumlah catatan, termasuk dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumatera Utara, nama Bika Ambon dikaitkan dengan Jalan Ambon di Medan. Di kawasan tersebut, kue ini dahulu banyak dibuat dan dijual hingga akhirnya populer. Versi lain menyebutkan bahwa kue ini merupakan pengembangan dari bika atau bingka khas Melayu yang dimodifikasi dengan proses fermentasi menggunakan air nira atau tuak enau.

Bahan utama Bika Ambon meliputi tepung, santan, gula, dan kuning telur. Proses fermentasi menghasilkan tekstur unik berupa serat-serat di bagian dalam kue. Rasa manisnya berpadu dengan aroma yang khas, baik dari pandan maupun daun jeruk. Saat ini, Bika Ambon tersedia dalam berbagai varian rasa, seperti original, pandan, durian, dan keju, sehingga wisatawan dapat memilih sesuai selera.

Tekstur berpori dan kenyal menjadi daya tarik utama yang membuat kue ini tahan beberapa hari, cocok dibawa sebagai buah tangan dalam perjalanan jauh.

Olahan Durian, Membawa Cita Rasa Buah Lokal

Medan dan Sumatera Utara tidak bisa dilepaskan dari durian. Buah tropis ini menjadi salah satu komoditas unggulan daerah. Namun, membawa buah durian utuh dalam perjalanan seringkali tidak praktis. Karena itu, olahan durian menjadi alternatif yang lebih mudah dibawa sebagai oleh-oleh.

Wisatawan dapat menemukan berbagai produk berbahan durian, seperti pancake durian, dodol durian, kue berbahan durian, hingga varian camilan lainnya. Produk-produk tersebut memungkinkan wisatawan menikmati cita rasa durian Medan tanpa harus membawa buah segar yang mudah rusak.

Olahan durian juga menjadi pilihan menarik bagi mereka yang ingin memberikan oleh-oleh dengan karakter rasa yang kuat dan khas Sumatera Utara.

Bolu Gulung, Pilihan Praktis dan Populer

Selain Bika Ambon, bolu gulung juga menjadi buah tangan yang banyak dicari wisatawan di Medan. Salah satu merek yang paling dikenal adalah Bolu Meranti. Bolu gulung khas Medan biasanya hadir dengan tekstur lembut dan beragam pilihan isian, seperti keju, cokelat, nanas, moka, hingga varian rasa modern lainnya.

Popularitas bolu gulung sebagai oleh-oleh Medan terlihat dari banyaknya toko oleh-oleh yang menjual produk sejenis. Keunggulan bolu gulung terletak pada kemudahan pengemasan dan daya tahannya. Produk ini praktis dibawa dalam perjalanan dan cocok diberikan kepada keluarga atau kerabat.

Bagi wisatawan yang menginginkan makanan manis yang tidak terlalu rumit, bolu gulung menjadi pilihan yang aman dan tetap mencerminkan cita rasa lokal Medan.

Teri dan Camilan Lokal sebagai Alternatif Gurih

Oleh-oleh Medan tidak selalu berupa makanan manis. Produk berbahan ikan teri juga menjadi pilihan yang dapat ditemukan di berbagai toko oleh-oleh. Teri Medan biasanya dikemas dalam bentuk praktis, baik yang digoreng kering maupun dalam kemasan siap saji.

Selain teri, tersedia pula berbagai camilan lokal lainnya yang cocok untuk teman perjalanan atau diberikan kepada keluarga. Pilihan gurih ini memberikan variasi bagi wisatawan yang ingin membawa sesuatu yang berbeda dari kue-kue manis.

Camilan lokal seperti ini juga mencerminkan kebiasaan masyarakat setempat yang memanfaatkan hasil laut sebagai bahan makanan sehari-hari.

Sirup Markisa, Minuman Segar yang Mudah Dibawa

Sirup markisa merupakan salah satu buah tangan yang banyak ditemukan di toko oleh-oleh Medan dan sekitarnya. Minuman berbahan markisa ini memiliki rasa asam-manis yang khas dan menyegarkan.

Karena dikemas dalam botol, sirup markisa relatif praktis dibawa pulang dibandingkan buah markisa segar. Di rumah, sirup dapat disajikan dengan menambahkan air dan es batu, sehingga tetap bisa dinikmati kapan saja.

Produk ini cocok dijadikan oleh-oleh untuk keluarga karena tahan lama dan mudah disimpan. Rasa markisa yang khas juga memberikan sentuhan lokal yang berbeda dari sirup buah lainnya.

Ulos dan Suvenir Bermotif Batak, Oleh-Oleh Bernilai Budaya

Bagi wisatawan yang ingin membawa pulang oleh-oleh yang tidak berupa makanan, kain ulos menjadi pilihan yang tepat. Ulos merupakan kain tenun tradisional masyarakat Batak yang memiliki makna budaya mendalam. Kain ini digunakan dalam berbagai upacara adat, mulai dari pernikahan hingga acara adat lainnya.

Dinas Pariwisata Kota Medan mencatat Galeri Ulos Sianipar sebagai salah satu pusat kerajinan dan oleh-oleh khas Batak di Kota Medan. Galeri yang berlokasi di Jalan A.R. Hakim Gang Pendidikan ini menyediakan berbagai jenis kain ulos tradisional, seperti Ulos Sadum, Ulos Ragi Hotang, dan Ulos Ragi Hidup.

Selain kain ulos, tempat tersebut juga menawarkan produk bermotif ulos yang lebih modern, seperti kemeja, blazer, tas, dan sejumlah suvenir lainnya. Pilihan ini cocok bagi wisatawan yang ingin membawa pulang sesuatu yang memiliki nilai estetika sekaligus nilai budaya.

Ulos dan produk turunannya juga lebih tahan lama dibandingkan makanan, sehingga dapat menjadi kenang-kenangan jangka panjang dari kunjungan ke Medan.

Memilih Oleh-Oleh yang Paling Sesuai

Pilihan oleh-oleh dari Medan sebenarnya cukup luas dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan serta preferensi masing-masing wisatawan. Bika Ambon dan bolu gulung menjadi pilihan utama jika ingin membawa makanan manis yang identik dengan kota ini. Sementara itu, olahan durian, sirup markisa, dan teri dapat menjadi alternatif yang memberikan variasi rasa.

Jika menginginkan oleh-oleh yang lebih tahan lama dan memiliki unsur budaya, ulos atau produk bermotif ulos layak dipertimbangkan. Keberagaman pilihan tersebut menunjukkan bahwa oleh-oleh Medan bukan hanya soal makanan. Buah tangan dari kota ini juga menjadi bagian kecil dari cerita tentang kekayaan kuliner dan keberagaman budaya Sumatera Utara.

Dengan membawa pulang salah satu atau beberapa jenis oleh-oleh di atas, wisatawan tidak hanya mendapatkan buah tangan, tetapi juga membawa sedikit potret identitas Kota Medan yang multietnik dan kaya akan tradisi. (*)

Exit mobile version